Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

UPH Tingkatkan Kompetensi Praktisi Melalui Pendidikan Lanjut Majukan Pariwisata

  • Bagikan
UPH Tingkatkan Kompetensi Praktisi Melalui Pendidikan Lanjut Majukan Pariwisata

UPH berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam pengembangan sektor pariwisata Indonesia

News Schmu, JAKARTA – Banyak perubahan terjadi di industri pariwisata, seperti tren pariwisata, kebutuhan baru dari wisatawan, penggunaan teknologi, dan hal-hal yang terkait dengannya. Situasi ini mendorong kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di industri pariwisata.

Karena itu para praktisi harus selalu terbaru dengan pengetahuan sebagai bentuk peningkatan kualitas dan kompetensi diri. Melihat kebutuhan tersebut, Fakultas Pariwisata (FPar) Universitas Pelita Harapan (UPH) berkomitmen untuk mendukung kemajuan pariwisata dengan memberikan pendidikan terbaik melalui program Magister Pariwisata (MPar) dan D4 Pariwisata Kelas Karyawan (KK).

Program tersebut akan meningkatkan kompetensi setiap praktik hingga siap menjadi SDM yang unggul dan membawa dampak. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Diena Mutiara Lemy selaku dekan FPa UPH kepada seluruh anggota dari berbagai Asosiasi Pariwisata yang terafiliasi di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Makan Siang Eksklusif yang diadakan pada 28 September 2022 di UPH Restaurant, Gedung D Lantai 1, Lippo Village, Tangerang.

“Kami menyambut dengan gembira dan antusias kehadiran anggota asosiasi pariwisata dari Kementerian Sumber Daya Alam dan Energi kepada UPH. Ini adalah kesempatan besar karena kita bisa langsung menunjukkan komitmen kita untuk memberikan pendidikan yang unggul. Para tamu kehormatan juga dapat melihat fasilitas keagamaan terbaik yang dimiliki UPH. Kami berharap kesempatan ini dapat menjadi langkah awal untuk bekerja sama dan memperkenalkan program Magister Pariwisata dan Kelas Karyawan yang dapat membekali praktisi untuk meningkatkan kompetensi pribadinya, mencapai karir terbaik, dan pada akhirnya dapat memajukan pariwisata bersama-sama,” ujar Diena. .

Melalui kegiatan tersebut, FPa UPH memberikan kesempatan kepada seluruh praktisi yang hadir untuk mengikuti program MPar UPH. Melalui kurikulum unggulannya, MPar UPH menjadi wadah yang tepat bagi para praktisi untuk meningkatkan keterampilannya di bidang pengembangan dan perencanaan pariwisata, teknik penelitian, studi lintas budaya dan wilayah, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Selain itu, praktisi juga akan mendapatkan pengalaman belajar interaktif untuk mendapatkan keterampilan dan pengetahuan khusus terkait bisnis pariwisata melalui lokakarya berbasis industri dan studi lapangan. Selain program magister, UPH juga memberikan program Kelas Karyawan (KK) bagi tenaga kerja di industri pariwisata yang dapat meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan di D4 Pariwisata UPH.

Program Kurikulum D4 Pariwisata KK dirancang dan disesuaikan secara eksklusif untuk memenuhi kebutuhan para praktisi perhotelan dan pariwisata yang ingin meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan manajemen di bidang perhotelan dan pariwisata.

Proses pembelajaran dilakukan dengan metode Pembelajaran Multi Fleksibel (M-Flex) yang terdiri dari metode pembelajaran aktif sinkron dan asinkron. Kuliah diadakan pada hari yang sangat buruk untuk menyasar para profesional yang ingin melanjutkan pendidikan sambil tetap bekerja, tanpa harus khawatir.

Menanggapi berbagai program dan kesempatan pendidikan yang ditawarkan UPH kepada praktisi pariwisata, Femmy Indriany Dalimunthe selaku dosen Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan dan juga anggota Himpunan Dewan Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (HILDIKTIPARI) menyambut positif. Femmy melihat peluang kerjasama antara UPH dengan lembaga pariwisata di bawah HILDIKTIPARI dalam bidang pendidikan dan penelitian.

“Program ini sangat diperlukan untuk latihan karena kami ingin memperbanyak kuliah untuk memperdalam ilmu kami. Apalagi dengan fasilitas terbaik yang disediakan di UPH, dapat membantu mahasiswa menerapkan pembelajaran dan praktik. Saya berharap kedepannya juga ada kerjasama dengan UPH baik dalam bidang pendidikan, kesempatan magang, dan penelitian bersama,” dia berkata.

UPH menyediakan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan praktis dan profesional untuk pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang pariwisata. UPH berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam kemajuan sektor pariwisata di Indonesia melalui pendidikan unggulan di program Pascasarjana yang dapat diselesaikan hanya dalam waktu 1,5 tahun.


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan