Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Tim PPM UAD Lakukan Integrasi Pembelajaran I-STEM di SD Unggulan Aisyiyah Bantul

  • Bagikan
Tim PPM UAD Lakukan Integrasi Pembelajaran I-STEM di SD Unggulan Aisyiyah Bantul

Tim PPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Lakukan Integrasi Pembelajaran I-STEM di SD Unggulan Aisyiyah Bantul (Foto: Istimewa)

Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat (PPM) melaksanakan kegiatan integrasi pembelajaran I-STEM (Islamic, Science, Technology, Engineering, Mathematics) di SD Unggulan Aisyiyah Bantul pada 19‒20 Oktober 2022. Bertempat di aula lantai tiga, kegiatan ini diikuti oleh para guru pengampu pembelajaran IPA dan Matematika.

Tema STEM dipilih sebagai wajah baru untuk pembelajaran IPA dan Matematika di sekolah dasar. Harapannya, pendekatan ini dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai islami dan kemuhammadiyahan. Sebelumnya, pada tanggal 7‒8 September 2022, para guru juga telah mengikuti agenda yang berisi tentang pendalaman materi mengenai konsep IPA dan Matematika. Tim dosen UAD terdiri atas Dr. Ika Maryani, S.Pd., M.Pd., Okimustava, S.Pd., M.Pd.Si., dan Dr. Burhanudin Arif Nurnugroho, S.Si., M.Sc.

Suwardi, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Unggulan Aisyiyah Bantul sangat mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. “Diharapkan agar bapak ibu guru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan profesionalismenya,” papar Suwardi.

Dalam praktiknya, peserta kegiatan mendapatkan berbagai materi tentang I-STEM, mulai dari konsep hingga cara implementasinya dalam pembelajaran. Selanjutnya, mereka diminta untuk menyusun rancangan proyek dan mempresentasikannya di depan audiens. Beberapa proyek yang dibuat antara lain adalah pembuatan roket air, kapal, mobil tenaga angin, serta papan nada.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab untuk memantapkan rancangan proyek dan rencana tindak lanjut pengembangan I-STEM di SD Unggulan Aisyiyah Bantul. Pihak sekolah mengharapkan di waktu yang akan datang, program serupa dapat diadakan lagi sebagai wadah pengembangan diri bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme. Selain itu, juga sekaligus sebagai hilirisasi inovasi perguruan tinggi ke sekolah. (tsa)

uad.ac.id

UAD Yogjakarta

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan