Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Soal Digitalisasi Pendidikan, TECH Siap Dukung Menteri Nadiem

  • Bagikan
Soal Digitalisasi Pendidikan, TECH Siap Dukung Menteri Nadiem

Salah satu misi Merdeka Belajar adalah percepatan digitalisasi.

News Schmu, JAKARTA — PT IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Pendidikan Nadiem Makariem dalam mewujudkan digitalisasi pendidikan dasar dan menengah dalam kerangka Merdeka Belajar.

“Kami menyambut baik tujuan luar biasa Menteri Nadiem dalam hal digitalisasi pendidikan untuk mempermudah akses belajar dan mengajar bagi guru, TECH sebagai swasta siap mendukung langkah tersebut terutama dari segi sistem,” ujar Direktur Utama TECH, Billy Andrian, dalam keterangan persnya, Rabu (28/9/2022).

Pekan lalu, Senin (19/9/2022), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) Transformasi Pendidikan yang digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota New York, Amerika Serikat (AS).

Transforming Education Summit (TES) merupakan inisiatif untuk mendorong aksi bersama dalam mencari solusi atas tantangan pendidikan yang ada melalui transformasi pendidikan. KTT menjadi momentum terbesar bagi Indonesia untuk mempraktekkan dengan baik seputar transformasi pendidikan yang sedang dilakukan.

Dalam kunjungannya untuk memenuhi undangan Sekjen PBB, Nadiem memaparkan berbagai terobosan yang dimiliki Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), khususnya Merdeka Belajar.

Nadiem menjelaskan, Indonesia di era Presiden Joko Widodo telah memasuki digitalisasi pendidikan, salah satunya ditujukan kepada siswa yang tidak dapat mengakses materi pendidikan yang sama serta kepada guru yang dapat menggunakan aplikasi super yang memudahkan pengajaran.

Salah satu misi Merdeka Belajar adalah percepatan digitalisasi. Tidak hanya terkait dengan data administrasi tetapi menyentuh pada fasilitas digital yang dapat digunakan sebagai sumber belajar, fasilitas belajar dan mengakses informasi yang akan membantu dalam peningkatan kualitas pembelajaran.

Menurut Billy Andrian, misi Merdeka Belajar adalah mengakselerasi digitalisasi sejalan dengan visi utama TECH sebagai big data enabler sehingga Edufecta menjadi partner yang tepat untuk membangun pipeline big data di sektor pendidikan formal.

“Hingga percepatan digitalisasi tidak memberikan fasilitas digital yang digunakan oleh siswa dan guru tetapi menyentuh administrasi pendidikan yang akan membantu dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Ini penting dalam proses digitalisasi pendidikan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ucu Komarudin, Chief Executive Officer PT Technomedia Interkom Cemerlang (Edufecta) menilai kontribusi yang dapat dilakukan melalui Edufecta adalah memberikan fasilitas bagi ekosistem pendidikan untuk mengembangkan digitalisasi pembelajaran.

“Di sini Edufecta hadir untuk mengembangkan pipeline pendidikan untuk meningkatkan kualitas jalur akademik. Sekaligus juga menjadi solusi dunia bisnis yang semakin dinamis di masa sekarang dan masa depan,” ujarnya.

Edufecta adalah produk digital yang dikembangkan oleh PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH). Perusahaan yang saham operasionalnya dimiliki oleh Sean William Henley (SWH) ini merupakan salah satu anak perusahaan Grup IndoSterling.

Sebelumnya, TECH bekerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dalam upaya percepatan digitalisasi perguruan tinggi swasta dalam mendirikan Program Kampus Merdeka yang dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

-->


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan