Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Seluruh SD dan SMP di Semarang Gunakan Pijar untuk Digitalisasi Pendidikan

  • Bagikan
Seluruh SD dan SMP di Semarang Gunakan Pijar untuk Digitalisasi Pendidikan

Sekolah mendapatkan banyak manfaat sekaligus dari layanan internet berkecepatan tinggi.

News Schmu, SEMARANG — Seluruh SD dan SMP di Semarang Manfaatkan Pijar untuk Digitalisasi Pendidikan 370 SD dan SMP Negeri di Kota Semarang menandatangani nota kerjasama dengan layanan pendidikan digital PT Telkom, Pijar Sekolah. Id di Balai Kota Semarang.

Dr (Boleh) Sri Safitri, Kepala Ekosistem Pendidikan Telkom, mengatakan melalui kerjasama tersebut, sekolah mendapatkan banyak manfaat seperti layanan internet berkecepatan tinggi, platform pendidikan Pijar Sekolah, perpustakaan online, berbagai wadah pembelajaran digital serta peningkatan kompetensi digital guru.

“Ini akan memudahkan dinas pendidikan dan sekolah dalam mengelola data secara digital dan terintegrasi, serta memudahkan sekolah dalam menangani PTS, PAS, bank soal, bahkan Digital e-Reports,” ujarnya. dalam pembebasannya yang diterima. Republika.co.idSelasa (4/10/2022).

Selain itu, kata dia, melalui modul Sistem Informasi Manajemen (SIM) di dalamnya, sekolah akan lebih mudah mengatur dan mengelola data sekolah, guru, siswa dan orang tua.

“Semua data yang dihasilkan dari kegiatan belajar mengajar akan disimpan secara digital yang akan memudahkan guru untuk mengecek hasil belajar dan dapat dipantau langsung oleh orang tua siswa. Bahkan kemajuan sekolah dapat dipantau oleh Dinas Pendidikan,” dia melanjutkan.

Penandatanganan nota kerjasama dilakukan oleh GM Witel Semarang Joko Wiyono dengan Drs. Kartika Hedi Aji, M.Si selaku Kepala PLT Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Kota Semarang Ir. Iswar Aminuddin, MT selaku perwakilan Walikota Semarang, Sekda Kota Semarang Dr. Moh Ahsan SAg Mkom, Ketua OPD terkait, untuk Kepala SD & SMP se-Kota Semarang, GM LEF Telkom Jakarta Ridwan Misbach, Kepala Suku Pendidikan Djufri Ardian, OSM Egbis Treg4 Wijayanto, Tim Egbis Treg4, dan Witel Semarang.

Joko Wiyono mengatakan kerjasama tersebut mencerminkan harapan besar program digitalisasi di dunia pendidikan melalui aplikasi Pijar Sekolah.Id dalam rangka mewujudkan smart city di Kota Semarang.

“Apalagi sekolah ini dilaksanakan serentak untuk sekolah-sekolah di kota Semarang pada tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta,” ujarnya.

Selanjutnya Sri Safitri menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Semarang sebagai kota pertama yang secara luas merilis aplikasi program digitalisasi di dunia pendidikan yang diharapkan dapat diikuti oleh kota-kota lain di Indonesia yang ingin bertransformasi menjadi Smart City.

“Kegiatan ini sangat berkorelasi dengan amanat Presiden RI Joko Widodo, dimana Indonesia membutuhkan tambahan 9 juta talenta digital pada 2030,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Kota Semarang Iswar Aminuddin mengatakan pemerintah juga bisa mengatasi masalah pendidikan selama 2 tahun sejak awal pandemi. Hal ini didukung oleh mahasiswa yang cerdas dan cerdas serta mahasiswa yang lulus di masa pandemi.

Pemerintah menerima kurang lebih 2.000 orang CPNS yang kompeten dan berkualitas, meski merupakan lulusan baru alumni “Covid-19”.

“Bahkan tanpa tatap muka, kita bisa menciptakan SDM terbaik, yang tidak terlepas dari seluruh elemen ekosistem pendidikan yang ada. Hari ini kita bersama lagi ingin membuktikan kekuatan kolaborasi sangat dahsyat. Pak Hendi, Wali Kota Semarang tahun 2014 mengatakan, kota ini kita bangun karena kita bisa bergerak bersama. Sejak 2014 kami juga bekerja sama dengan Telkom untuk mengembangkan smart city,” ujarnya.

-->


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan