oleh

Saham Adalah Investasi Terbaik, Bagaimana cara Membelinya?

-Bisnis-104 views

Saham adalah investasi terbaik saat ini. Sayangnya, investor saham di Indonesia masih sedikit. Ada 15 aspek saham yang wajib diketahui oleh investor pemula.

Apa itu saham dan pengertian saham, lalu pengertian saham dalam berinvestasi, cara kerja saham, harga per saham dan lain sebagainya akan saya bahas secara detail.

Saham adalah investasi terbaik

saham Adalah Investasi

Sebelum terjun ke saham, saran saya adalah memahami apa itu saham, pengertian saham, cara kerja investasi saham dan mengapa saham merupakan investasi terbaik.

Meskipun saham dalam banyak literatur keuangan masuk sebagai jenis investasi terbaik, faktanya investasi saham sangat tidak populer di Indonesia.

Anda, ya anda pembaca artikel ini, apakah anda pernah membeli sebuah saham atau bahkan mengerti arti saham, saya rasa jawabannya adalah “tidak”.

Jangan berkecil hati karena Anda tidak sendiri.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan jumlah investor saham yang aktif di bursa hanya mencapai 97.688. Jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk di Indonesia.

Bahkan mencapai 100 ribu investor saham saja tidak ada di Indonesia.

Masalahnya kenapa?

Apa penyebabnya?

Dugaan saya, literasi keuangan masyarakat tentang pasar modal dan saham masih rendah.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan tahun 2016, tingkat pemahaman (literasi) masyarakat Indonesia terhadap pasar modal sebesar 4,40% dan tingkat utilitas produk pasar modal sebesar 1,25%.

Apa artinya tingkat melek huruf ini?

Literasi saham dan pasar modal menempati posisi terendah di antara produk keuangan dan investasi lainnya dalam survei literasi OJK ini, yaitu perbankan, asuransi, pembiayaan, KPR, dan dana pensiun.

Kunci untuk meningkatkan partisipasi investasi saham adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang masalah saham.

Tapi sebelum saya kesana, saya ingin tunjukkan dulu, kenapa saham adalah investasi terbaik.

Jadikanlah motivasi Anda untuk belajar dan berinvestasi di saham.

Memahami Investasi Saham

Apa itu Saham?

Sebagaimana dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40, yang dimaksud dengan Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut Perseroan adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang dialokasikan dalam bentuk saham dan memenuhi persyaratan yang diatur dalam Undang-undang ini. aturan implementasinya.

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam perseroan terbatas atau perseroan terbatas.

Sebagaimana dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40, yang dimaksud dengan Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut Perseroan adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang dialokasikan dalam bentuk saham dan memenuhi persyaratan yang diatur dalam Undang-undang ini. aturan implementasinya.

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam perseroan terbatas atau perseroan terbatas.

Dengan memasukkan modal, pihak tersebut memiliki tagihan atas pendapatan perusahaan, tagihan atas kekayaan perusahaan, dan hak untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Contoh Saham adalah Unilever, BCA, BRI, HM Sampoerna, PT Telkom dan masih banyak lagi yang tercatat di BEI.

Apa Itu Investasi

Secara umum yang dimaksud dengan investasi adalah investasi atas aset atau dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau perseorangan untuk jangka waktu tertentu guna memperoleh pengembalian yang lebih besar di masa yang akan datang.

Ada banyak hal yang terlibat dalam kegiatan ini, dan beberapa di antaranya adalah besaran dana dan tujuan dari investasi itu sendiri.

Bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia investasi, baik lokal maupun internasional, istilah ‘investasi’ sudah tidak asing lagi. Namun bagi pemula, penjelasan singkat dan jelas tentang pengertian dasar dan cara berinvestasi sangat diperlukan.

Saham Adalah Investasi Terbaik

Pergerakan harga saham ditunjukkan oleh Indeks Harga Saham.

Jika indeks harga saham naik, berarti rata-rata harga saham di pasar atau di bursa mengalami kenaikan.

Kebalikannya juga benar.

Bagaimana Indeks Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG) (atau Bursa Efek Jakarta saat itu) pada akhir 1998?

IHSG pada akhir 1998 ditutup pada 398.

IHSG hari ini pada penutupan 13 November 2019 adalah 6.142,50

Itu artinya harga saham telah naik 1.443% atau 14x lipat dalam 21 tahun.

Singkatnya, harga saham menunjukkan keunggulan dari instrumen investasi tersebut.

Dimana investasi yang menghasilkan return setinggi itu?

Anda dapat melihat buktinya pada grafik di bawah ini.

Kinerja Harga Saham (IHSG) BEI 20 Tahun Terakhir
Kinerja Harga Saham (IHSG) BEI 20 Tahun Terakhir

Catatan: kenaikan ini murni dari kenaikan harga saham dan belum termasuk keuntungan dividen yang jika dividen dimasukkan pasti return sahamnya akan lebih tinggi lagi.

Aspek yang Harus Dipahami

Pada grafik IHSG di atas dalam 21 tahun (1998 – 2019), terlihat bahwa IHSG berfluktuasi setiap tahunnya.

Dari fluktuasi kecil hingga guncangan yang sangat besar, misalnya di tahun 2018.

Bukan grafik garis lurus yang naik lurus.

Dan itulah sifat investasi saham karena pengertian saham merupakan cerminan bisnis yang selalu penuh tantangan.

Oleh karena itu, sebelum tergoda untuk bermain saham, saran saya adalah pahami dulu apa itu saham dan segala aspeknya.

1) Apa itu Saham?

Saham secara sederhana merupakan bukti kepemilikan dalam suatu perusahaan.

Itulah mengapa saham disebut sebagai sekuritas.

Saham adalah sekuritas – definisi dalam Capital Markets Act 8 1995, “Efek adalah sekuritas, yaitu pengakuan utang, sekuritas komersial, saham, obligasi, sekuritas hutang, Unit Partisipasi Kontrak Investasi Kolektif, kontrak Berjangka Efek, dan turunannya. Efek ”.

Apa saja jenis Sahamnya?

Saham biasa; Pada saham jenis ini, investor dapat mengklaim kepemilikan atas seluruh aset dan keuntungan perusahaan, sedangkan pemegang saham memiliki kewajiban terbatas. Jika perusahaan bangkrut atau menghadapi risiko lain, kerugian maksimal yang ditimbulkan oleh pemodal dibatasi pada jumlah penyertaan sahamnya pada perusahaan tersebut saja (Perseroan Terbatas).

Saham preferen; jenis saham yang menggabungkan obligasi (surat hutang) dengan saham biasa. Keuntungannya, saham-saham ini bisa memberikan pendapatan tetap serta tingkat suku bunga.

2) Dividen

Sumber utama keuntungan bagi saham adalah dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.

Pemegang saham menerima jumlah dividen tergantung pada:

Berapa keuntungan yang dibagi di antara para pemegang saham karena bisa jadi perusahaan rugi atau laba tetapi tidak membagi semua keuntungan sebagai dividen;

Pembagian besarnya keuntungan kepada pemegang saham tergantung dari porsi kepemilikan saham di perusahaan.

Ada dua indikator yang sering digunakan untuk menilai kualitas deviden suatu perusahaan: (a) berapa% laba yang dibagi menjadi deviden (dividend payout); (b) nilai dividen per saham dibagi dengan hasil dividen.

3) Sumber Keuntungan

Sumber keuntungan saham tidak hanya berasal dari dividen tetapi juga dari kenaikan harga saham di bursa.

Dinamika permintaan dan penawaran saham di bursa menentukan tingkat harga saham.

Sama seperti pedagang, harga saham merupakan hasil tawar-menawar antara pemilik properti, pemegang saham, dan calon pembeli.

Saat permintaan naik, harga naik, saat penawaran naik harga saham turun.

Kenaikan harga saham memberikan pemegang saham perbedaan antara harga beli dan harga jual.

Singkatnya, investasi saham memberikan keuntungan berupa (1) dividen yang dibayarkan perusahaan dan (2) apresiasi harga saham di bursa.

Lebih baik mendapatkan keuntungan saham dari dividen atau apresiasi harga di bursa.

Masing-masing memiliki kelebihan.

Dividen biasanya relatif kecil tetapi saham tidak perlu dijual untuk mendapatkan dividen, artinya tahun depan pemegang saham dapat terus menikmati dividen selama sahamnya belum dijual.

Kenaikan harga biasanya memberikan nilai keuntungan yang lebih besar daripada dividen, namun perlu diingat bahwa Anda harus menjual saham, yang berarti Anda tidak bisa lagi menikmati keuntungan setelah itu.

4) IPO

Sebelum masuk bursa, perseroan berniat menjual sahamnya kepada publik, melakukan penawaran umum perdana atau dikenal dengan Initial Public Offering (IPO).

Perusahaan yang ingin menjual saham melakukan IPO kepada publik atau publik, dengan proses sebagai berikut:

Publikasikan Prospektus di media massa yang memuat gambaran tentang usaha dan berbagai informasi penting lainnya terkait perusahaan, termasuk penawaran harga saham.

Orang yang berminat membeli mengisi formulir pemesanan dan membayar dimuka sesuai harga saham yang ada di prospektus dan jumlah saham yang akan dibeli.

Setelah masa penawaran selesai, Perusahaan akan melakukan alokasi saham kepada investor yang sudah memesan dan jika alokasi saham kurang dari uang yang sudah disetorkan maka perusahaan akan melakukan refund.

Komunitas yang mendapatkan keuntungan akan menerima saham di akun saham di masing-masing pialang saham.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dalam prospektus, saham tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan itu berarti investor dapat menjual atau bahkan membeli lebih banyak saham dari pemegang saham lain.

5)  Bursa Efek Indonesia (BEI)

Untuk bisa memperdagangkan saham, Anda harus melakukannya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Apa itu Bursa Efek Indonesia?

Bursa Efek Indonesia adalah perusahaan yang menyediakan infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan perdagangan saham yang tertib, adil, dan efisien serta mudah diakses oleh semua pemangku kepentingan.

BEI melakukan perdagangan saham yang merupakan salah satu sahamnya.

Pemilik BEI merupakan Anggota Bursa dan yang menarik, BEI bukanlah perusahaan yang berorientasi profit, profit oriented, tetapi tujuan perusahaan adalah menyediakan infrastruktur terbaik untuk perdagangan efek.

Informasi lebih lanjut dapat Anda akses di www.idx.co.id situs resmi BEI.

Investor saham harus mengetahui hal-hal penting tentang BEI, yaitu:

Sumber informasi saham terbaik ada di BEI karena setiap perusahaan yang mencatatkan dan menjual saham harus menyampaikan laporan keuangan, aksi korporasi dan segala informasi material lainnya kepada BEI.

terdapat daftar perusahaan sekuritas resmi di BEI dimana perdagangan saham hanya dapat dilakukan melalui perusahaan sekuritas resmi tersebut.

Kursus stok gratis disediakan oleh BEI sebagai bagian dari misinya dalam menjadi untuk sekolah pasar modal yang dapat dilakukan secara offline (tatap muka) dan online
BEI mengklasifikasikan saham di BEI menjadi 9 Sektor, yaitu:

Pertanian

Pertanian: meliputi usaha di bidang tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa yang berkaitan langsung dengan bidang tersebut.

  • Tanaman-tanaman
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Perikanan

Pertambangan

Pertambangan: usaha di bidang pertambangan dan penggalian, seperti pertambangan batubara, minyak dan gas, bijih logam, penggalian, tanah liat, pasir, pertambangan dan pertambangan garam, pertambangan mineral, bahan kimia, dan pupuk, serta pertambangan gipsum , aspal dan kapur.

  • Pertambangan batubara
  • Produksi Minyak Mentah & Gas Alam
  • Penambangan Logam dan Mineral
  • Penggalian Tanah / Batu

Industri dasar & kimia

Industri dasar & kimia: industri dasar meliputi usaha mengubah bahan dasar menjadi barang setengah jadi; atau barang jadi yang masih akan diproses di sektor ekonomi berikutnya. Industri kimia meliputi pengolahan bahan terkait kimia dasar yang akan digunakan dalam proses produksi selanjutnya dan industri farmasi.

  • Semen
  • Keramik, Gelas, Porselen
  • Produk Metal Dan Terkait
  • Bahan kimia
  • Plastik dan Kemasan
  • Pakan ternak
  • Industri Kayu
  • Pulp dan Kertas
  • Lainnya

Industri lain-lain

Industri lain-lain: meliputi pembuatan mesin-mesin berat dan ringan; termasuk komponen pendukungnya.

  • Mesin Dan Alat Berat
  • Otomotif dan Komponen
  • Tekstil, Garmen
  • Alas kaki
  • Kabel
  • Elektronik

Industri barang konsumsi

Industri barang konsumsi: usaha pengolahan yang mengubah bahan dasar / setengah jadi menjadi barang jadi yang umumnya dapat dikonsumsi perorangan / rumah tangga.

  • Makanan dan minuman
  • Produsen Tembakau
  • Farmasi
  • Kosmetik dan Rumah Tangga
  • Peralatan rumah tangga
  • Lainnya

Properti, real estate

Properti, real estate, dan konstruksi bangunan: konstruksi meliputi pembuatan, perbaikan, pembongkaran, dan berbagai jenis bangunan. Real estat mencakup bisnis membeli, menjual, menyewakan, dan mengoperasikan berbagai bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal.

  • Properti dan Real Estate
  • Konstruksi bangunan

Infrastruktur, utilitas, dan transportasi:

Infrastruktur, utilitas, dan transportasi: usaha yang meliputi penyediaan energi, sarana transportasi dan telekomunikasi, serta pembangunan infrastruktur dan jasa penunjang. Bangunan prasarana meliputi bangunan bukan bangunan dan rumah.

  • Energi
  • Jalan Tol, Bandara, Pelabuhan dan Produk Terkait
  • Telekomunikasi
  • Transportasi
  • Konstruksi Non Bangunan

Keuangan

Keuangan: bisnis yang terkait dengan sektor keuangan, termasuk perantara keuangan, lembaga pembiayaan, perusahaan asuransi, perusahaan sekuritas, dan perusahaan investasi.

  • Bank
  • Lembaga keuangan
  • Perusahaan Sekuritas
  • Pertanggungan
  • Lainnya

Perdagangan, jasa, dan investasi

Perdagangan, jasa, dan investasi: meliputi usaha perdagangan partai besar dan kecil / eceran, serta usaha yang terkait dengan sektor jasa seperti hotel, restoran, komputer dan peralatan, periklanan dan media serta industri percetakan.

  • Grosir
  • Perdagangan eceran
  • Restoran, Hotel dan Pariwisata
  • Periklanan, Percetakan & Media
  • Kesehatan
  • Komputer Dan Jasa
  • Perusahaan investasi
  • Lainnya

6) Analisis Saham

Seperti semua investasi, sebelum memutuskan instrumen mana yang akan dipilih, Anda perlu menganalisis untuk membuat keputusan terbaik.

Analisis saham menurut saya penting dan krusial karena dengan analisis yang baik Anda dapat mengelola risiko investasi saham dengan baik dan mendapatkan keuntungan yang optimal.

Oleh karena itu, sebaiknya pahami analisis saham dengan baik sebelum memutuskan untuk membeli saham.

Jangan mudah terbawa oleh anjuran panas atau saran lain yang tidak jelas sumbernya.

Secara umum, ada dua jenis analisis saham:

Pertama, analisis fundamental saham menentukan harga saham yang wajar berdasarkan analisis laporan keuangan perusahaan dengan menggunakan berbagai rasio keuangan.

Kedua, analisis teknikal yang menentukan tren harga saham masa depan berdasarkan pola pergerakan harga saham masa lalu.

Analisis mana yang paling akurat?

Setiap investor di bursa pasti memiliki preferensinya masing-masing.

Saya pribadi memilih analisis fundamental sebagai dasar dalam berinvestasi saham karena analisis fundamental sejalan dengan esensi membeli saham yaitu berinvestasi dalam bisnis atau bisnis perusahaan.

Sehingga analisis untuk mengambil keputusan membeli atau menjual saham berdasarkan kinerja yang tercermin dalam laporan keuangan.

7) Cara Membeli dan Menjual Saham

PT Bursa Efek Indonesia Buka Rekening Online

Setelah memahami analisa saham dan semoga sudah mengetahui saham apa yang akan dibeli, langkah selanjutnya adalah cara membeli dan menjual saham.

Pertama, Anda harus membuka rekening saham di broker atau perusahaan sekuritas yang menjadi Anggota Bursa di BEI.

Kedua, Anda harus membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank bersamaan dengan pembukaan Rekening Saham di broker.

Ketiga, setor dana ke RDN untuk dapat memulai transaksi perdagangan saham.

Keempat, buat order beli atau order jual ke aplikasi saha trade

m di broker tempat Anda membuka akun saham.

Anda mengikuti empat langkah ini untuk bisa berdagang saham.

8) Mekanisme Perdagangan Saham

Bagaimana mekanisme dan penyelesaian perdagangan saham?

Beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui:

Jam Perdagangan

Perdagangan dilakukan pada hari Senin sampai dengan Jumat dalam dua sesi sehari, yaitu Pagi (09.00 – 12.00) dan Siang (13.30 – 16.00) dan khusus Jumat, jam perdagangan Pagi (09.00 – 11.00) dan Siang (14.00 – 16.00).

Mekanisme Perdagangan

Sistem perdagangan yang ada di bursa adalah mekanisme lelang berkelanjutan tanpa nama (anonymous continuous auction) dengan metode pembentukan harga berdasarkan harga dan prioritas waktu.

Prioritas harga: Permintaan untuk membeli dengan harga yang lebih tinggi memiliki prioritas di atas permintaan beli dengan harga yang lebih rendah, sedangkan penawaran jual dengan harga yang lebih rendah memiliki prioritas pada penawaran jual dengan harga yang lebih tinggi.

Prioritas Waktu: Ketika penawaran jual atau permintaan beli diajukan dengan harga yang sama, sistem Bursa memprioritaskan permintaan beli atau penawaran jual yang diajukan terlebih dahulu.

Investasi Saham Minimum

Perdagangan di BEI harus dalam satuan perdagangan (round lot) saham atau kelipatannya, yaitu 100 (seratus) saham.

Misal, jika harga saham Rp 1.000 maka pembelian minimal 1 lot artinya 100 lembar, jadi nilai investasinya Rp 100.000.

Penyelesaian Transaksi

Kapan hasil penjualan saham masuk ke akun? Kapan pembelian saham harus dibayar atau diselesaikan?

Hal ini terkait dengan penyelesaian transaksi saham yang diatur oleh BEI yang menetapkan bahwa penyelesaian transaksi (uang dan saham) adalah T + 2 hari perdagangan (T adalah hari dilakukannya transaksi).

9) AKSES KSEI

Bagaimana kita tahu bahwa saham yang kita miliki sebanding dengan jumlah dan sahamnya?

Selama ini saya mengandalkan informasi dari broker dalam aplikasi saham online, tapi bagaimana cara mengecek keakuratan informasi broker tersebut.

Terdapat fasilitas AKSes yang diterbitkan oleh KSEI – Kustodian Sentral Efek Indonesia, yang merupakan sarana bagi investor untuk memantau posisi dan mutasi Sahamnya yang disimpan di KSEI.

Dengan membuka rekening saham di broker, setiap investor akan memperoleh AKSES KSEI, sehingga Investor dapat mengakses secara real time data kepemilikan Saham dan mutasinya di Rekening Sub Effects yang tersimpan di sistem KSEI (C-BEST) selama 30 hari terakhir.

Jika investor memiliki rekening saham di beberapa broker, fasilitas AKSes memberikan kemudahan bagi investor untuk mengkonsolidasikan laporan portofolionya yang didistribusikan di beberapa broker dan Bank Kustodian.

10) Diversifikasi

Diversifikasi adalah kunci dalam investasi saham. Cara mengelola risiko dalam berinvestasi saham bukanlah dengan menanamkan investasi pada satu atau dua saham, melainkan dengan membagi atau melakukan diversifikasi menjadi banyak saham.

Tujuannya agar saat harga saham turun, Anda tetap memiliki stamina untuk bertahan karena tidak semua investasi saham Anda turun.

Salah satu strategi diversifikasi yang terkenal adalah dengan membeli dana indeks yaitu membeli seluruh saham sesuai dengan bobot yang terdapat pada indeks tersebut, sehingga keuntungannya mengikuti laba indeks.

11) Penyaring Saham

Bagaimana cara memilih saham dengan mudah?

Tidak mudah untuk mengingat bahwa ada banyak saham di bursa.

Namun, Anda dapat memulai dengan menggunakan fitur penyaringan saham, yang tersedia gratis di pialang, yang memfilter saham berdasarkan kriteria yang Anda pilih.

Saya rasa stock screener sangat membantu karena saya tidak perlu mengecek stock satu persatu.

Ada beberapa cara untuk menentukan kriteria dalam pemeriksa saham:

Pertama, Anda menentukan kriteria Anda sendiri berdasarkan pengalaman atau diskusi dengan orang lain, yang dengannya Anda dapat membuat daftar saham preferen secara manual sesuai keinginan Anda.

Kedua, Anda dapat menggunakan kriteria preset, yang umum digunakan dan kriteria terkenal, berdasarkan gaya guru investasi seperti Warren Buffet, William O’Neil dan lainnya yang dapat digunakan secara langsung.

Strategi mana yang harus Anda pilih, saran saya, didasarkan pada pengetahuan dan keyakinan Anda tentang kriteria pemilihan saham.

12) Perlindungan Investor Saham

Tanpa banyak yang tahu bahwa ada skema perlindungan investor di pasar saham Indonesia.

Apa itu perlindungan investor?

Untuk meningkatkan keamanan berinvestasi di pasar modal Indonesia, setiap aset investor diberikan perlindungan dengan pembentukan Dana Perlindungan Modal oleh Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF).

SIPF Indonesia adalah perusahaan yang menyelenggarakan program Dana Perlindungan Investor dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun untuk bisa mendapatkan perlindungan investor ada syaratnya.

Investor yang asetnya dilindungi oleh Dana Perlindungan Modal adalah investor yang memenuhi persyaratan berikut: (a) Menyimpan asetnya dan memiliki rekening Efek pada Kustodian; (b) Membuka Sub-Rekening Efek pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian oleh Kustodian dan (c) Memiliki nomor identifikasi investor tunggal dari Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

Bagaimana jika kerugian akibat investasi saham atau kerugian akibat masuknya fried stock dapat diganti dengan Dana Perlindungan Investor?

Agar investor mendapat kompensasi, mekanisme berlaku.

Penyelenggara Dana Perlindungan Investor mengajukan klaim atas Investor yang kehilangan Aset Investor setelah OJK menyatakan terdapat ketentuan:

Ada Hilangnya Aset Kapitalis Kustodian tidak memiliki kemampuan untuk memulihkan Aset Modal yang hilang. Bagi Kustodian berupa Perantara Pedagang Efek yang mengadministrasikan Efek dinyatakan tidak dapat melanjutkan kegiatan usahanya dan izin usahanya dianggap dicabut oleh OJK.

Atau Untuk Bank Kustodian dinyatakan tidak dapat melanjutkan kegiatan usahanya sebagai Bank Kustodian dan mempertimbangkan persetujuan Bank Umum sebagai Kustodian yang dicabut oleh OJK.
Singkatnya, OJK harus memutuskan terlebih dahulu ada kerugian modal, baru bisa dilakukan proses penggantian.

13) Risiko Saham

Saham adalah investasi termasuk yang beresiko tinggi. Saya tidak ingin menutup – menutupinya.

Itulah mengapa saham memberikan pengembalian investasi tertinggi untuk mengimbangi risiko tinggi.

Menurut saya, sebagai investor, Anda perlu mewaspadai risiko saham untuk mengelola risiko tersebut.

Saya melihat banyak investor, karena mereka tidak memahami investasi saham berisiko tinggi, tidak melakukan manajemen risiko dengan baik.

Bagaimana cara mengelola risiko investasi saham?

Tidak terlalu sulit.

Dari pengalaman, inilah yang saya lakukan saat berinvestasi di saham:

Pertama, diversifikasi investasi saham Anda, dengan membuat portofolio saham yang terdiri dari penempatan yang terbagi menjadi beberapa saham dan tidak terpusat pada satu atau dua saham.

Kedua, jangan membeli saham jika tidak memahami kinerja dan bisnis perusahaan karena saya yakin dalam jangka panjang harga saham dipengaruhi oleh kinerja perusahaan (ini satu-satunya hal yang dapat kita andalkan).

Ketiga, jangan membeli saham yang meski bagus tapi harganya mahal dibanding nilainya.

14) RUPS & Paparan Publik

Bagaimana pemegang saham bertemu dengan Dewan Direksi perusahaan?

Menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kehadiran pemegang saham dalam RUPS tidak hanya penting tetapi juga bermanfaat karena:

Bertemu dengan jajaran direksi perusahaan dan bisa bertanya langsung tentang kebijakan dan strategi perusahaan. Mengikuti keputusan penting dalam RUPS seperti dividen, aksi korporasi dan sebagainya.

RUPS biasanya diadakan di hotel mewah, sehingga Anda dapat menikmatinya dalam Rapat Untuk bisa bergabung dalam RUPS sangatlah mudah.

Lihat jadwal RUPS yang tertera di website www.idx.co.id

Anda menghubungi pialang saham yang akan mengecek nama Anda di daftar pemegang saham dan nantinya pialang tersebut akan memberikan undangan GM yang Anda bawa ke lokasi Rapat dengan menunjukkan identitas Anda.

Selain RUPS, acara lain yang tidak kalah pentingnya adalah public expose dimana perseroan menampilkan kondisi terkini kinerja dan rencana bisnis ke depan.

Dalam paparan publik, direksi perseroan akan hadir dan pemegang saham bisa bertanya langsung kepada direksi.

Adanya kewajiban dari BEI untuk mewajibkan emiten saham melakukan public expos secara berkala dan jadwal public expose tersebut diumumkan di website www.idx.co.id

15) Harga Saham dan IHSG

Berapa harga saham?

Harga saham adalah nilai suatu saham di bursa efek yang menjadi patokan dalam memperdagangkan saham.

Bagaimana cara melihat harga saham di BEI (Bursa Efek Indonesia)?

Anda bisa melihat di situs BEI untuk melihat harga saham setiap saat, seperti Unilever, BCA, BBRI atau harga saham emiten lainnya.

Di situs tersebut terdapat daftar harga saham perusahaan yang tercatat di BEI yang termasuk dalam Indeks Harga.

Pergerakan harga di pasar saham diukur dari indeks yang paling menonjol adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Apa itu Indeks?

Dalam dunia pasar modal, indeks saham adalah portofolio imajiner

yang mengukur perubahan harga pasar atau bagian dari pasar itu.

Ketika indeks saham bergerak ke atas, artinya harga sebagian besar saham yang diukur oleh indeks tersebut bergerak ke atas.

Sebaliknya bila indeks saham bergerak turun, maka sebagian besar saham penyusun indeks bergerak turun.

Dengan melihat pergerakan suatu indeks saham, maka investor dapat mengetahui kinerja harga secara umum dari saham yang dimilikinya.

Selain itu, investor juga dapat mengetahui kondisi pasar saham secara umum jika terjadi perubahan kebijakan dari dalam maupun luar negeri.

Indeks di Bursa Efek Indonesia

Beberapa  indeks yang paling terkenal adalah:

  1. Joint Stock Price Index (IHSG) – Indeks yang mengukur pergerakan semua saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
  2. LQ45 Index – Indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar yang besar serta secara fundamental didukung oleh perusahaan yang baik.
  3. IDX30 Index – Indeks yang mengukur kinerja harga 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik
    KOMPAS100 Index – Indeks yang mengukur kinerja harga 100 saham yang memiliki likuiditas yang baik dan kapitalisasi pasar yang besar. Indeks KOMPAS100 diluncurkan bekerja sama dengan perusahaan KOMPAS GRAMEDIA.
  4. Indeks Saham Syariah Indonesia – Indeks ini mengukur kinerja harga seluruh saham syariah sesuai dengan Daftar Efek Syariah (DES) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  5. Jakarta Islamic Index (JII) – Indeks ini mengukur kinerja harga 30 saham syariah yang memiliki kinerja keuangan baik dan likuiditas transaksi tinggi.
  6. PEFINDO i-Grade Index / PEFINDO Investment Grade Index – Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham emiten yang memiliki peringkat investment grade dari PEFINDO (idAAA sampai idBBB-) dengan kapitalisasi pasar terbesar. PEFINDO i-Grade Index diluncurkan dan dikelola bekerja sama dengan perusahaan pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

Kesimpulan Apa Saham Adalah Investasi Terbaik?

1, Apa itu Saham

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam perseroan terbatas atau perseroan terbatas.

2, Apakah Saham Merupakan Investasi Yang Baik

Berdasarkan data tersebut, saham merupakan investasi dengan return terbaik.

3, Apa sajakah sumber keuntungan investasi saham

Keuntungan diperoleh dari (1) capital gain – kenaikan harga saham dan (2) dividen – pembagian keuntungan perusahaan.

4, Dimana melakukan perdagangan saham

Jula membeli saham yang Anda lakukan di BEI – Bursa Efek Indonesia.

5, Bagaimana melakukan perdagangan saham

Anda memperdagangkan saham melalui pialang saham atau pialang saham, dengan membuka akun di pialang dan menyetor uang untuk mulai berinvestasi di saham.

6, Bagaimana memonitor harga saham di pasar

Pergerakan harga saham di pasar tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

7, Di mana menemukan sumber informasi yang valid tentang perusahaan publik dan sahamnya.

Sumber terpercaya berasal dari Bursa Efek Indonesia. Semua perusahaan publik diharuskan menyerahkan informasi kepada otoritas pertukaran.

Investasi Bagi Pemula

Saham Adalah Investasi Terbaik
Saham Adalah Investasi Terbaik foto via dream.co.id

Seperti disebutkan di atas, berinvestasi adalah salah satu cara untuk menumbuhkan jumlah uang atau properti yang saat ini Anda miliki. Sederhananya, Anda berniat mengumpulkan lebih banyak dana di masa depan untuk mencapai tujuan tertentu.

Sebutkan tujuan Anda adalah membangun rumah, mendidik anggota keluarga, atau memulai bisnis.

Panduan Sederhana tentang Cara Berinvestasi. Banyak istilah dalam suatu kegiatan investasi yang membutuhkan penjelasan yang panjang. Namun untuk tahap awal, Anda bisa fokus pada poin-poin dasar berikut ini

Miliki tujuan yang jelas. Mengapa tujuan (objektif) dalam berinvestasi begitu penting? Ini karena jika Anda tidak memiliki tujuan yang jelas, akan sulit untuk menentukan langkah apa yang harus diambil selanjutnya.

Tujuannya akan mempengaruhi investasi seperti apa yang harus Anda ambil, dari jangka waktu, jenis, hingga di mana Anda ingin menempatkan investasi.

Modal

Nilailah berapa banyak modal yang dapat Anda siapkan. Modal ini membahas tentang dana atau aset yang Anda miliki saat ini. Saat ini, Anda bisa berinvestasi dengan modal US $ 100.000 atau kurang. Modal juga mempengaruhi jenis investasi, seperti emas, saham, atau properti.

Pahami risiko bagi diri Anda sendiri sebagai investor dan jenis investasi yang diambil. Segala sesuatu yang berhubungan dengan arus kas tidak akan dikecualikan dari faktor untung-rugi. Yang dimaksud dengan risiko diri adalah kemampuan finansial.

Saat Anda memutuskan untuk berinvestasi, hal pertama yang Anda lakukan tentu saja menyiapkan sejumlah dana, baik saat Anda memulai maupun saat prosesnya. Dalam hal ini, keluarlah dulu dari hutang dan memiliki kondisi pendapatan yang stabil serta dana ekstra adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Kemudian yang kedua adalah memahami risiko dari berbagai jenis investasi. Dalam berinvestasi, return (return) dan risiko (risk) akan selalu berjalan seiring. Ada jenis investasi yang memiliki resiko kerugian tinggi tetapi sebenarnya mampu menghasilkan keuntungan yang besar.

Sebut saja saham dimana jenis investasi ini tidak jarang bahkan membuat investor gigit jari karena tidak mendapatkan apapun.

Kemudian jenis lainnya adalah emas. Harga emas cenderung naik setiap tahun meski potensi imbal hasilnya tidak sebesar saham. Karena kondisinya yang stabil dan mudah dipahami, sebagian besar masyarakat masih menyukai jenis investasi ini.

Apa Itu Diversifikasi?

Untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, berbagai strategi investasi harus dilakukan. Salah satu strategi yang paling umum adalah mendiversifikasi atau mendiversifikasi modal Anda menjadi beberapa jenis investasi. Diversifikasi juga dapat diterapkan pada satu jenis investasi.

Misalnya, seorang investor memilih investasi saham, dan dia mendistribusikannya tidak hanya ke satu perusahaan tetapi ke perusahaan lain. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir resiko kerugian pengembalian nantinya. Atau bisa dikatakan, jika satu perusahaan bangkrut, maka posisi investor masih relatif aman dengan adanya saham di perusahaan lain.

Cara lain untuk mendiversifikasi investasi adalah dengan menyebarkan investasi ke berbagai jenis instrumen investasi lainnya. Ini adalah salah satu cara paling umum untuk mengurangi risiko berinvestasi.

Tepat Waktu

Poin terakhir ini terlihat sederhana namun berdampak besar. Apapun jenis investasi Anda, waktu mempengaruhi tingkat keuntungan yang Anda hasilkan. Efek bunga berbunga atau berbunga menyebabkan keuntungan lebih besar karena kita mulai berinvestasi lebih cepat.

Dengan jangka waktu investasi yang tersedia, semakin cepat Anda memulai, semakin cepat Anda ‘memanen’. Misalnya, jika dalam beberapa tahun mendatang salah satu anggota keluarga mulai sekolah dan membutuhkan biaya sekolah, maka berinvestasi mulai sekarang adalah pilihan yang bijak.

Dan jika Anda bermasalah dengan modal yang minim, Anda bisa mulai mencari jenis dan tempat berinvestasi yang tidak membutuhkan dana besar.

Itulah hal-hal dasar tentang cara berinvestasi yang harus dipahami pemula. Jika masih mengalami kesulitan, pastikan untuk mengikuti manual khusus (panduan) yang disediakan oleh pialang investasi (perantara). Untuk level standar, sangat mudah menemukannya di situs internet.

Atau, jika Anda ingin memperoleh pengetahuan yang lebih detail, Anda dapat menggunakan penasihat khusus. Untuk layanan seperti ini, tentunya Anda harus menyiapkan dana sendiri.

baca juga: Dana Pensiun Syariah Solusi Buat Pensiunan Muhammadiyah

editor: cak iPhin | Sumber: duwitmu.com – akseleran.co.id dan beberapa sumber lainya.

Komentar

News Feed