Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Risma Takut Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Beban Masyarakat

  • Bagikan
Risma Takut Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Beban Masyarakat

Risma meminta lulusan perguruan tinggi untuk tidak duduk diam menunggu pekerjaan.

News Schmu, BANDUNG– Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku khawatir dan khawatir lulusan perguruan tinggi akan membebani masyarakat. Karena itu, Risma berharap lulusan perguruan tinggi bisa mengabdi kepada masyarakat tanpa harus menjadi abdi negara.

“Saya takut, karena saya tidak tahu apakah lulusan ini akan menjadi beban masyarakat Indonesia atau tidak,” kata Risma pada Wisuda Wisuda Program Magister Terapan dan Magister Terapan Politeknik Kesejahteraan Sosial ( Poltekesos) Bandung di Gedung Kebudayaan Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (12/10/2022).

Saat ini, kata dia, Poltekesos meluluskan lebih dari 400 mahasiswa. Sedangkan dalam negeri bisa menyerap sekitar 100 alumni. Artinya, selebihnya harus mengaktualisasikan ilmunya kepada masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi warga dengan menghasilkan karya.

“Ambisi Anda bekerja di Kemendikbud. Tapi tidak mungkin negara menambah 400 orang sekaligus. Itu sangat sulit. Banyak adik-adik Anda yang sudah lulus belum berkesempatan,” katanya.

Risma meminta agar para mahasiswa yang lulus tidak tinggal diam menunggu pekerjaan dari Kemendikbud. Sebab, ada banyak peluang yang bisa diraih. Lulusan harus terus bergerak, meski tidak mudah.

“Jangan jadi sarjana, malu sama kamu. Saya bilang, lulusan, jangan diam. Bergerak. Kalau diam, orang tua kamu akan bingung. Kamu harus keluar dari sini. perencanaan. Lakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada wisuda kali ini, Poltekesos meluluskan 410 orang yang terdiri dari 28 mahasiswa S2 dan 382 mahasiswa strata 1. Dari Program Studi Pekerjaan Sosial untuk program Magister dan Pekerjaan Sosial, Program Studi Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, dan Program Studi Rehabilitasi Sosial untuk S1.

Tema wisuda tahun ini adalah “Strategi Mengatasi Masalah Sosial di Indonesia”. Praktik Pekerjaan Sosial adalah profesi yang memiliki fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar individu dan menyewa masyarakat atau masyarakat miskin.


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan