Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Pakar Keperawatan Jiwa Unpad Sebut, Aktivitas Seni Bisa Kurangi Depresi

  • Bagikan
Pakar Keperawatan Jiwa Unpad Sebut, Aktivitas Seni Bisa Kurangi Depresi

Pandemi telah menciptakan krisis global untuk kesehatan mental.

News Schmu, BANDUNG — Kegiatan seni dapat membantu seseorang pulih dari gangguan jiwa. Menurut Dosen Jurusan Psikiatri Universitas Padjadjaran, Aat Sriati, kegiatan seni tersebut dikenal dengan Art Therapy.

Di dalamnya, terdiri dari sejumlah kegiatan seperti menggambar, melukis, menari, musik, drama atau menulis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental.

“Art therapy ini, manfaatnya antara lain meningkatkan rasa percaya diri, membantu proses penemuan diri, dan melepaskan akumulasi emosi,” ujar Aat dalam Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia “Healing Trough Painting” yang disebut Klinik Nur Ilahi, di Kota Bandung, Kamis malam (6/10).

Aat menjelaskan bahwa kegiatan seni juga dapat mengurangi depresi, mengurangi gejala trauma dan menurunkan tingkat depresi, meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala psikologis.

“Juga efektif dalam mengurangi gejala depresi dan meningkatkan harga diri pada lansia,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Pj Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian, masalah kesehatan jiwa menjadi salah satu masalah yang sangat penting, terutama sejak pandemi Covid-19 berlangsung. Pandemi telah menciptakan krisis global untuk kesehatan mental, stres jangka pendek dan jangka panjang, serta merusak kesehatan mental jutaan orang termasuk petugas kesehatan.

“Hari Kesehatan Jiwa Sedunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Momentum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan jiwa di seluruh dunia serta menggalang upaya untuk mendukung kesehatan jiwa,” ujarnya.

Tahun ini, kata Anhar, tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia adalah menjadikan kesehatan mental dan kesejahteraan untuk semua sebagai prioritas global. Sedangkan untuk tema nasional, Indonesia pulih bersama dengan generasi yang sehat mental.

Tema ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menjaga dan memprioritaskan kesehatan jiwa sebagai upaya menjaga kesehatan jiwa diri sendiri dan orang lain. “Dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan bagi tenaga kesehatan khususnya di UPTD Puskesmas,” ujarnya.

Ketua Yayasan Utama Klinik Kesehatan Jiwa Nur Ilahi Frieza Patriani mengatakan, Klinik Nur Ilahi yang berdiri sejak 2005 ini banyak membantu masyarakat khususnya dalam menangani gangguan jiwa sahabat. Melayani rawat jalan dan rawat inap.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan di klinik kami. Saat ini kami sedang memperbaiki sistem antrian online. Tentunya kami tidak akan sampai di titik ini tanpa dukungan dari berbagai pihak, khususnya Dinas Kesehatan Kota Bandung,” ujarnya.


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan