Jejak Digital Kita Direkam Google Lho!

Jejak Digital Kita Direkam Google: Google Maps dapat merekam jejak digital, khususnya buat smartphone yang menggunakan aplikasi map dengan aktifkan feature GPS.

Saat mengenalkan iPhone untuk kali pertamanya di atas panggung Macworld pada 2007 lalu, Steve Jobs sempat memperlihatkan salah satunya instrumen penting dari penemuannya itu: “Inilah Google Maps versi iPhone!”

jejak digital direkam google
Steve Jobs saat itu mengenalkan iPhone generasi pertamanya di gelaran MacWorld, 9 Januari 2007. (The Guardian)

Google Maps Pertama ada di iPhone

Jobs, yang waktu itu kenakan kaos turtle neck lengan panjang berwarna hitam, kembali meneruskan sesinya. “Lihat ini kelihatan peta Amerika Utara, serta (dengan memakai Google Maps) aku ingin pergi ke Moscone West, tempat kita ada sekarang.” kata Steve Jobs diatas panggung.

Serta bersamaan dengan peta Moscone West ada, Jobs sedikit berteriak: “Boom!”

Setelah cari titik tempat gerai Starbucks sekalian bercanda pesan 4.000 gelas latte lewat nomor telephone gerai yang tercantum di Google Maps, Jobs berubah cari Washington Monument. Dia kembali mendemonstrasikan kehebatan peta digital itu. “Lihat, kedahsyatan ini di smartphone,” ujar Steve Jobs.

Saat itu, Apple serta Google memang tengah akur-akurnya. Ini bisa disaksikan dari, contohnya, urutan Eric Schmidt jadi Chief Executive Officer Google sekaligus juga komisaris Apple.

Karena itu Google Maps, aplikasi yang didemonstrasikan Jobs, adalah aplikasi pihak ke-3 (third party) pertama yang ada di iPhone, jauh sebelum Apple mengenalkan ide App Store serta meluncurkan software development kit-nya. Serta, ya, jadi aplikasi hp, Google Maps pertama kali lahir untuk iPhone, bukan Android.

Mengacu perkataan John Hanke, yang pada 2011 memegang Vice President Geospatial Division di Google, menyebutkan jika Google Maps dibikin untuk “menciptakan satu peta dunia prima serta bisa ditelusuri.” Namun, Hanke ialah petinggi di divisi peta Google, dia bukan pencipta google map.

Baca Juga:   Saham AS Anjlok, Perusahaan Warren Buffett Rugi Rp 653,9 Triliun

Google Maps dibuat oleh dua figur bersaudara Lars Eilstrup Rasmussen serta Jens Eilstrup Rasmussen. Dalam Situs Engineering (2005) yang diatur David Lowe Martin Gaedcke, Lars pemegang gelar Ph.D atau doktor pada teori pengetahuan computer dari University of California Berkeley. Bersama dengan saudaranya, mereka membuat startup peta digital namanya Where 2 Technologies pada 2003.

Marcus Oppitz dalam Inventing the Cloud Century (2017) mengutarakan jika sebelumnya dua bersaudara itu tawarkan inspirasi mengenai peta digital “searchable, scrollable, serta zoomable” pada Google. Serta di tahun 2004, Google mengakuisisinya. Google Maps, nama yang selanjutnya dipakai, jadikan uji coba dalam divisi spesial namanya Google Labs. Buat lengkapi uji coba itu, Google beli startup lain: Keyhole serta ZipDash.

Pada 8 Februari 2005, Google mengeluarkan Google Maps ke publik Amerika Serikat, serta mengejar meluncurkan ke penjuru dunia selepasnya. Berarti, Maps sekarang sudah berusia 15 tahun, serta jadi salah satunya produk favorit Google yang membuahkan banyak beberapa pundi uang buat perusahaan raksasa itu.

Jejak Digital

Google Maps memang “gratis” dipakai golongan pemula, baik lewat situs atau lewat hp Android serta iPhone. Tetapi, coba lihat oerusahaan seperti Gojek atau Grab sebagai “budak cinta” Application Programming Interface (API) Google Maps.

Pemakaian API Google Maps oleh beberapa pemain aplikasi ride-sharing tidak gratis. Di situs sah Google, keinginan pemakaian service Google Maps (API request) dihargai gratis bila pemakaiannya tidaklah sampai 2.500 keinginan. Lebih dari itu, Google membanderol biaya $0,5 per seribu API request.

Lantas mengapa aku menulis gratis dengan sinyal kutip di atas untuk pemakai pemula? Sebab Google Maps, yang diperkirakan Morgan Stanley akan akan mendulang $11 miliar penghasilan buat Google di tahun 2023, menarik bayaran bukan dengan uang buat pemakai awam-nya, tetapi untuk jejak digital: data.

Baca Juga:   Cara Beli Kartu by.U Termudah Beserta Metode Aktivasinya

Dalam situs Techterm diterangkan, disaksikan dari langkah bagaimana satu pekerjaan digital membuahkan jejak, karena itu ada dua tipe jejak digital: pasif serta aktif.

Jejak digital pasif adalah jejak yang tidak menyengaja dibiarkan. Tidak ada aksi aktif yang dikerjakan si pemilik jejak dalam membuahkan jejak digital itu. Contoh dari jejak digital pasif adalah rekaman linimasa Google Maps. Semua arah, rute, atau beberapa titik yang didatangi, terekam oleh Google Maps. Perekaman arah atau rute dikerjakan tanpa aksi aktif si pemilik jejak digital untuk memberinya.

Google Maps dapat merekam jejak, khususnya buat semua smartphone yang menempatkan aplikasi itu dengan aktifkan feature GPS. Sayangnya, dalam laporan yang dikeluarkan Quartz, Google disebutkan masih kumpulkan data tempat walau feature tempat atau GPS dimatikan pemilik smartphone.

Jejak digital sebuah “barang” yang bernilai. Tidak sama dengan jejak fisik yang gampang di hilangkan, jejak digital benar-benar susah untuk dihapus, serta sesudah sekian tahun.

Tong Sun, pimpinan pada Scalable Data Analytics Research Lab yang ada dibawah naungan Xerox, menerangkan di Wired jika dengan jejak digital yang disatukan oleh aplikasi seperti Google Maps mampu tawarkan “personalisasi”.

baca juga: hukum menggunakan software bajakan

Lewat rekaman tempat pemakai yang didapat dari Google Maps, Google mampu tawarkan iklan personal, bukan berbasiskan situs apa yang didatangi, tapi tempat mana saja yang didatangi pemakainya. Hal itu, mengikuti perkataan Jobs, ialah “kehebatan” Google.

Serta, kita semua paham, Google Maps bukan salah satu “kehebatan” mereka.

editor: cak iPhin

Terkini