Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Indonesia Negara dengan Keamanan Siber Terburuk di Dunia? Ini Penyebabnya!

  • Bagikan
Indonesia Negara dengan Keamanan Siber Terburuk di Dunia? Ini Penyebabnya!

News.schumu,id, Keamanan Siber Indonesia Terburuk Dunia, Perlu Anda ketahui, usaha kecil menengah masih menjadi sasaran serangan siber oleh para hacker karena rendahnya kesadaran keamanan siber.

Dengan begitu banyak proses bisnis yang harus dikelola, usaha kecil dan menengah sering berpikir bahwa keamanan siber itu rumit dan akhirnya memutuskan untuk menghapusnya.

Keamanan Siber Indonesia Terburuk Dunia

Padahal, aplikasi atau website perusahaan yang tidak memiliki tingkat keamanan yang tinggi akan sangat mudah dibobol oleh para hacker sehingga data-data rahasia yang ada di dalamnya dapat diakses. Hal ini tentunya dapat membawa berbagai dampak negatif bagi pelaku bisnis mulai dari denda, tuntutan hukum, kerusakan reputasi, hingga hilangnya pelanggan.

Di samping itu, kasus kejahatan siber di Indonesia juga terus meningkat. Bahkan, negara kita dianggap sebagai negara dengan keamanan siber terburuk di dunia.

Indonesia Jadi Negara dengan Keamanan Siber Terburuk

Beberapa waktu lalu, Reboot Digital PR Service yang berbasis di Inggris melakukan riset dan menemukan bahwa Indonesia menjadi negara dengan indeks keamanan siber terburuk di Asia dan dunia. Hal ini menyebabkan munculnya anggapan bahwa Indonesia merupakan negara yang tidak aman untuk beroperasi di bekerja dari jarak jauh/kerja jarak jauh.

Reboot sendiri melakukan analisis statistik keamanan siber dari sejumlah aksi serangan siber seperti drive-by, situs phishing, website hosting malware, hingga penyusupan komputer. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Indonesia menempati urutan pertama atau tertinggi dengan skor 82,8 dari 100.

Reboot menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 643 komputer yang terinfeksi virus, ada 1.080 situs phishing, dan 1.050 situs web yang terinfeksi virus. perangkat lunak perusak di dalamnya. Hal inilah yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan indeks keamanan siber terburuk di Asia dan dunia.

Di peringkat berikutnya atau posisi kedua, negara dengan keamanan siber terburuk di dunia adalah Siprus dengan skor yang sama dengan Indonesia 82,8. Kemudian di posisi ketiga ada negara tetangga Indonesia Malaysia dengan skor 79,9. Sedangkan negara di Asia yang memiliki keamanan siber terbaik dengan skor 19,8 dari 100 adalah Korea Selatan.

BSSN Gandeng Microsoft Lawan Meningkatnya Serangan Cyber ​​di Indonesia

Hacker Bjorka Sulit Ditangkap
Hacker Bjorka Sulit Ditangkap

Perlu Anda ketahui bahwa Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) telah mencatat jika ada sekitar 1,6 juta serangan siber sepanjang tahun 2021 (Sumber: nasional.kompas.com). Jika dibandingkan dengan tahun 2020, jumlah serangan meningkat 3 kali lipat.

Jenis serangan yang paling umum adalah serangan teknis seperti malware, trojan, dan pengumpulan informasi untuk menemukan lubang keamanan (information gathering).

Mengetahui hal tersebut, Kepala BSSN tentu segera mengambil sejumlah langkah teknis untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia. Diantaranya adalah pemasangan sensor honeynet dan analisis malware.

Optimalisasi peluang pemantauan NSOC, serta pembentukan tim tanggap insiden keamanan siber. Selain itu, diketahui beberapa waktu lalu BSSN telah bekerja sama dengan Microsoft untuk memerangi peningkatan kejahatan dunia maya di Indonesia.

Badan Siber dan Siber Negara (BSSN) mengumumkan telah melakukan kerja sama strategis dengan Microsoft melalui Program Intelijen Ancaman Cyber ​​(Microsoft’s Cyber ​​​​Threat Intelligence Program/CTIP).

Program ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat infrastruktur keamanan negara terhadap ancaman siber. Yang Perlu Anda Ketahui Program Intelijen Ancaman Cyber ​​Microsoft dipimpin oleh Digital Crime Unit/DCU, yang merupakan tim internasional yang terdiri dari pakar teknis, hukum, dan bisnis yang dibentuk untuk memerangi kejahatan dunia maya dalam skala global.

“Kami sangat menyambut dan senang dapat bermitra dengan Microsoft dalam Program Intelijen Ancaman Cyber ​​yang dapat membantu meningkatkan kemampuan keamanan dunia maya kami, dalam mencegah dan mengurangi ancaman dan serangan dunia maya.

Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan jaminan keamanan siber Indonesia untuk semua sektor, baik pemerintah, Infrastruktur Informasi Vital, ekonomi digital, dan masyarakat.

Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat membantu mengatasi peningkatan ancaman dan serangan siber atau cyber crime yang terjadi di Indonesia,” ujar Mayjen TNI Dominggus Pakel, S.Sos., M.MSI, Cyber ​​Security and Deputi Operasi Sandi, BSSN. (Sumber:microsoft.com)

Apa yang Dapat Anda Lakukan untuk Melindungi Bisnis Anda dari Serangan Cyber?

Mengingat survei tersebut menobatkan Indonesia sebagai negara dengan keamanan siber terburuk di dunia, maka pemilik bisnis harus meningkatkan sistem keamanan di situs web atau aplikasi yang mereka gunakan. Seperti yang kita ketahui, saat ini hampir semua bisnis dilakukan dengan memanfaatkan platform digital.

Situasi ini menarik perhatian para hacker cyber untuk melakukan berbagai serangan cyber. Meskipun Anda dapat melindungi bisnis dengan beberapa tindakan pencegahan seperti berikut:

  1. Bekerja sama dengan pakar keamanan TI untuk melakukan pengujian penetrasi. Tim ahli IT akan menguji sistem keamanan aplikasi/situs web Anda untuk menemukan kerentanan yang dapat ditembus oleh peretas. Dengan begitu, Anda bisa segera melakukan perbaikan atau peningkatan sistem keamanan.
  2. Tingkatkan kesadaran keselamatan karyawan Anda. Ini diperlukan karena peretas sering menggunakan “orang dalam” untuk menyerang target rekayasa sosial sehingga sistem mudah disusupi.
  3. Pastikan untuk selalu menggunakan software yang digunakan oleh perusahaan. Kualitas software terbaru tentunya lebih baik dari versi lama baik dari sisi performa maupun sistem keamanan di dalamnya.

Baca Juga: Cara Beriklan Google ADS lengkap dari A-Z

Kesimpulannya

Meskipun hasil survei yang dilakukan oleh Reboot Digital PR Service menyatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan keamanan siber terburuk di dunia, namun hal ini tidak menunjukkan minat masyarakatnya untuk berbisnis online atau bekerja dengan sistem kerja jarak jauh.

Namun ingat, perusahaan harus selalu waspada dan terus meningkatkan sistem keamanan sibernya. Dengan begitu, perusahaan bisa lebih terlindungi dari berbagai serangan siber.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan