Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Hadirkan Ketua Umum PP Aisyiyah, 2.500 Lebih Maba Unisa Yogyakarta Ikuti Mataf

  • Bagikan
Hadirkan Ketua Umum PP Aisyiyah, 2.500 Lebih Maba Unisa Yogyakarta Ikuti Mataf

Tema-tema dalam Mataf relevan dengan keadaan dan situasi nasional saat ini

News Schmu, SLEMAN–Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Pembukaan Tahun Pelajaran 2022/2023 di Auditorium Gedung Siti Bariyah, Senin (26/9/2022). Mataf kali ini diikuti lebih dari 2.500 mahasiswa baru (maba).

Disebut secara offline, acara tersebut mengangkat tema ‘Sinergi Gerakan Intelektual Muda Beradab untuk Indonesia Maju’. Mataf menghadirkan Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini sebagai pembicara utama.

Noordjannah mengatakan, tema-tema yang dihadirkan dalam Mataf relevan dengan keadaan dan situasi nasional saat ini. Kehadiran maba Unisa Yogyakarta, diharapkan menjadi mahasiswa yang pola pikirnya lebih intelektual.

“Karena kalian semua mahasiswa akan diatribusikan, akan ditempatkan di tempat kalian dengan begitu kuatnya harapan akan hal-hal yang berhubungan dengan intelektualitas kalian, dengan pemikiran semua adik-adik dengan pola pikir siswa dengan kecerdasan, beasiswa para siswa ini. ,” kata Noordjannah dalam Opening Ceremony Mataf Unisa Yogyakarta Tahun Pelajaran 2022/2023.

Noordjannah berpesan kepada mahasiswa untuk melanjutkan studi pilihannya di Unisa Yogya tanpa paksaan. Jika ditekuni dengan baik, kata dia, maka masing-masing bidang ilmu akan bermanfaat bagi masyarakat luas. “Setiap program memiliki kekuatan, spesifikasi dan landasan ilmiah yang kuat, yang akan digunakan atau akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan masyarakat,” kata Noordjannah.

Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, menjadi ketua Unisa Yogya merupakan suatu kebanggaan, kesempatan dan jalan bagi anak bangsa untuk menorehkan masa depan. “Bagi mahasiswa Unisa yang sudah terpilih hendaknya dengan semangat yang tinggi, dengan komitmen yang tinggi, serta optimisme yang tinggi bahwa kuliah di Unisa adalah jalan yang tepat sebagai jalan menuju masa depan yang penting,” ujar Haedar.

Terkait dengan acara Mataf kali ini, Haedar menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang bernama Unisa Yogya. Meski begitu, kata dia, kegiatan tersebut menjadi misi Unisa Yogya dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Ini merupakan bagian dari penanda kemajuan dan tindakan Unisa Yogya yang tidak tepat untuk mendidik anak bangsa sebagai anak yang berakhlak mulia, cerdas, berilmu, terampil dan menjadi manusia yang berguna bagi kehidupan, keluarga, bangsa, masyarakat. . , negara dan kemanusiaan global,” kata Haedar.



Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan