Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Fresh Graduate, Ini 8 Tips Jawab Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan

  • Bagikan
Fresh Graduate, Ini 8 Tips Jawab Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan
Foto: campusfrance.org

News.schmu.id, Tips dan Trik : Fresh Graduate, Ini 8 Tips Jawab Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan. Mahasiswa yang sudah lulus kuliah tentu harus memiliki berbagai persiapan sebelum terjun ke dunia kerja. Mulai dari menyusun curriculum vitae (CV) hingga tahu cara menjawab wawancara kerja.

Salah satu standarisasi perusahaan menerima Anda bekerja tentu berdasarkan dari nilai, kemampuan, dan jawaban Anda saat menjalani wawancara kerja. Agar Anda bisa lolos, berikut 8 tips jawab wawancara kerja yang sering ditanyakan dilansir dari berbagai sumber:

Tips Jawab Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan

1. Memperkenalkan diri

Pertanyaan interview paling umum dilontarkan penanya adalah seputar diri Anda. Meski terdengar sederhana, justru ini poin penting untuk bisa merebut atensi HRD. Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui karakter dasar Anda.

Jika pertanyaan ini dapat dilewati dengan baik, besar kemungkinan Anda sudah menarik perhatian HRD. Yang perlu Anda ingat adalah, sapa semua orang yang ada di sana, bercerita tentang pribadi dan data diri secara singkat, cerita tentang pekerjaan dan apa jobdesk-nya, dan fokus ke kompetensi atau skill yang bisa Anda jual.

Baca Juga: Mahasiswa, Ini 5 Cara Menentukan Judul Skripsi untuk Semua Jurusan

2. Informasi perusahaan dan jabatan

HRD tentu akan menanyakan apa yang Anda tahu tentang perusahaan mereka. Fokuslah pada nilai-nilai positif yang dimiliki perusahaan. Tunjukkan bahwa perusahaan yang sedang dilamar memiliki keunggulan yang membuat Anda tertarik untuk bergabung.

Selain itu, pertanyaan seputar jabatan yang Anda lamar juga patut diketahui. Ini penting untuk menegaskan seberapa besar Anda menguasai bidang yang Anda inginkan.

3. Alasan perusahaan menerima Anda

Banyak calon pekerja mendadak hilang kepercayaan diri dan mulai terbata-bata saat pertanyaan ini. Padahal pertanyaan ini adalah kesempatan Anda untuk meyakinkan HRD dan tim bahwa Anda adalah kandidat yang dicari.

Coba berikan jawaban yang menunjukkan kelebihan yang Anda miliki. Misalnya, Anda memiliki pengalaman magang di salah satu perusahaan ternama yang bergerak di bidang serupa.

4. Kelebihan dan kekurangan

Pertanyaan ini juga kerap ditanyakan untuk mengetahui seberapa Anda mengenal diri sendiri. Sebutkan kelebihan Anda dan kaitkan dengan posisi yang dilamar. Tapi jangan terlalu melebih-lebihkan.

Sebutkan juga kekurangan disertai dengan kelebihan yang mendukung, contohnya, “saya membutuhkan waktu untuk membuat keputusan karena saya harus memikirkan setiap risiko dari keputusan yang saya ambil.”

5. Tekanan pekerjaan dan lembur

Pertanyaan interview ini untuk menunjukkan komitmen Anda terhadap perusahaan dan seberapa besar kesabaran dan ketangguhan Anda menghadapi pekerjaan. Jawablah dengan porsi yang sesuai, tidak berlebihan namun tidak kurang.

Misalnya, Anda bisa menerima bekerja lembur namun dengan batas waktu yang dapat ditolerasi Anda. Sementara untuk tekanan pekerjaan, jawablah bahwa Anda memiliki cara sendiri untuk menenangkan diri tanpa meninggalkan pekerjaan yang menumpuk.

6. Gaji yang diharapkan

Pertanyaan interview ini akan lebih spesifik merujuk ke dalam pekerjaan yang Anda lamar. Pertanyaan ini diajukan HRD untuk mengetahui harga yang cocok dibayarkan kepada Anda. Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan mengetahui gaji rata-rata jabatan yang Anda lamar.

Tak jarang juga perusahaan memasang rata-rata gaji saat Anda baru melamar. Anda bisa mengambil patokan dari sana agar ekspektasi gaji yang disampaikan sesuai standar perusahaan.

Baca Juga: Simak 7 Tips Mengikuti Walk In Interview untuk Fresh Graduate

7. Lamaran ke perusahaan lain

HRD mungkin akan menanyakan seberapa banyak Anda melahar ke perusahaan lain. Hindari berbohong hanya karena takut dianggap tidak serius.
Sebutkan saja beberapa perusahaan yang Anda lamar. Jika ternyata nama perusahaan yang disebutkan memiliki kesamaan karakteristik dan sistem kerja, justru ini memperkuat alasan Anda diterima dalam posisi tersebut.

8. Bertanya balik

Umumnya seusai interview kerja, HRD akan menanyakan apakah Anda memiliki pertanyaan. Hindari untuk menjawab tidak. Sebaiknya Anda menyiapkan satu atau dua pertanyaan yang bisa diajukan. Misalnya, pertanyaan seputar sistem kerja, keuntungan atau benefit yang akan Anda dapatkan jika diterima, berapa lama waktu istirahat, dan sebagainya.

Demikianlah 8 tips jawab wawancara kerja yang sering ditanyakan, Semoga bermanfaat!

Source: medcom.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan