Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Dua Kunci Sukses MIN 1 Kota Malang Raih Ribuan Prestasi

  • Bagikan
Dua Kunci Sukses MIN 1 Kota Malang Raih Ribuan Prestasi

Anak-anak MIN 1 Malang diajarkan untuk menerapkan ajaran 5-S.

News Schmu,MALANG — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang merupakan salah satu madrasah unggulan di Indonesia. Ada dua hal yang menjadi kunci keberhasilan madrasah dalam mendidik siswa yang berprestasi. Pertama pembelajaran bermakna dalam setiap pembelajaran, kedua pengelolaan keteladanan yang diamalkan dan dicontohkan langsung oleh guru.

Kepala MIN 1 Kota Malang Suyanto mengatakan, MIN 1 Kota Malang menampung 1.543 siswa, 54 rombongan belajar serta 140 guru dan karyawan. Setiap tahun tak kurang dari 1.000 prestasi diraih mahasiswa di tingkat regional, nasional, dan internasional.

“Setiap tahun kami aktif mengikuti kegiatan uji kemampuan anak MIN 1 Kota Malang dalam bidang akademik dan non akademik,” kata Suyanto kepada Republika, Kamis (29/9/2022).

Suyanto menyampaikan, anak madrasah dari sisi siswa, bebannya dua kali lipat dari sekolah umum. Di madrasah, mata pelajaran umum sama persis dengan di sekolah umum. Namun di madrasah ada tambahan lima mata pelajaran agama, ditambah pelajaran program tahfidz.

Mengenai rahasia dibalik keunggulan MIN 1 Kota Malang, Suyanto menjelaskan, yang ditanamkan guru pada siswa adalah pembelajaran yang bermakna. Jadi setiap mata pelajaran harus menemukan esensinya.

“Itulah target kompetensi apa yang harus dimiliki putra putri kita, tidak terlalu banyak dari segi materi tetapi bisa diamalkan oleh putra putri kita,” ujarnya.

Suyanto mencontohkan, misalkan siswa belajar IPA tentang bagaimana hidup bersih. Jadi mereka harus berlatih dan membiasakan hidup bersih. Jika anak didik dikaitkan dengan akidah dan akhlak, lalu bagaimana anak memiliki akidah dan akhlak yang baik.

Contoh lain dalam pembelajaran Al-Qur’an dan hadits, siswa menjadi gemar mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkan Al-Qur’an dan hadits. Sehingga amalan tersebut lebih ditanamkan oleh MIN 1 Kota Malang kepada siswanya.

“Jadi setiap mahasiswa kita cari esensinya, itu yang akan menjadi spesifikasi masing-masing mahasiswa,” ujarnya.

Suyanto mengatakan, banyak orang tua yang percaya dengan MIN 1 Kota Malang. Karena putra mereka baru masuk MIN 1 Kota Malang, keyakinan dan akhlaknya langsung tampak membaik. Para siswa MIN 1 Kota Malang menyapa jika bertemu dengan seseorang.

Dijelaskannya, anak-anak MIN 1 Kota Malang diajarkan untuk menerapkan ajaran 5S yaitu tersenyum, menyapa, menyapa, sopan, santun. Dan suka membantu, maaf, dan terima kasih.

Selain pembelajaran yang bermakna, MIN 1 Kota Malang memiliki manajemen keteladanan yang memungkinkan lulusan dan siswanya mencapai kesuksesan di berbagai bidang. Menurut Suyanto, semua itu dimulai dari keteladanan, dari atas ke bawah. Artinya, mulai dari kepala madrasah sampai ke bawah, menjadi teladan bagi bapak dan ibu guru dalam hal apapun.

“Misalnya kita ada program mahabah (madrasah saya hijau, asri dan bebas sampah), kepala madrasah tidak boleh membawa botol plastik (sekali pakai), jadi saya bawa botol minum, nasi kotak, saya harus bawa. menjadi contoh dan yang akan diikuti oleh ayah dan ibu. guru, dalam kegiatan apapun guru tidak boleh menghasilkan sampah di madrasah ini,” jelas Suyanto.

Ia menjelaskan, keteladanan yang dipraktikkan kepala madrasah dan guru akan dilihat siswa. Sehingga mereka akan mengikuti perbuatan baik yang dilakukan oleh guru mereka di sekolah. Para siswa membawa botol air minum, nasi kotak, dan makan makanan yang cocok untuk madrasah.

Dikatakannya, MIN 1 Kota Malang juga memiliki program morning ring. Program ini dibuat untuk melihat apakah anak-anak sudah melaksanakan sholat subuh atau belum.

“Saya juga sudah memastikan guru-guru mengikuti sholat subuh berjamaah di masjid. Ada program Waktu Dhuha, saya pastikan para guru sudah sholat Dhuha sebelum mengajar, pertama guru, lalu karyawan, lalu guru. anak-anak ikutan, mulai dari memberi contoh, dan dari saya sendiri,” kata Suyanto.

-->


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan