Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Beasiswa Cakrawala yang Digagas IIEF Resmi Berakhir

  • Bagikan
Beasiswa Cakrawala yang Digagas IIEF Resmi Berakhir

Beasiswa Cakrawala adalah respon IIEF terhadap pandemi Covid-19

News Schmu, JAKARTA — Menutup rangkaian acara Beasiswa Kakrawala yang digagas Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia (IIEF), 78 penerima beasiswa dan orang tua siswa berkumpul dalam Closing Ceremony di Century Park Hotel Senayan. Beasiswa yang diluncurkan pada 17 Agustus 2021 telah memasuki tahap akhir dimana program dinyatakan selesai.

Selama satu tahun program Beasiswa Cakrawala, penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat dari dana pendidikan, tetapi juga sesi bimbingan dan keterlibatan dalam pengabdian masyarakat.

Direktur IIEF Diana Kartika Jahja mengaku bangga orang tua mendapat bantuan atas inisiatif yang membantu anak-anak ini. Diana berpesan kepada seluruh penerima Beasiswa Cakrawala agar tidak lupa untuk berbagi karena tidak mungkin kita mencapai apa yang kita miliki sekarang,

“Sekecil apapun jangan lupa untuk berbagi”, kata Diana.

Dalam sesi talkshow, Prof. Dr. Arief Rachman, tokoh pendidikan dan Duta Besar UNESCO untuk Indonesia, juga berpesan agar pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mampu mendidik anak didiknya menjadi alim, dewasa, berilmu, memiliki rasa nasionalisme dan global. penglihatan.

“Beasiswa merupakan salah satu bentuk sarana untuk membentuk karakter penerima beasiswa, melalui jejaring dan kecerdasan intelektual,” kata Arief.

Sementara itu, Diana Kartika Jahja juga menyampaikan bahwa Beasiswa Cakrawala merupakan respon IIEF terhadap pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada sektor penerbangan. “Beasiswa Cakrawala kami rencanakan agar anak-anak yang bekerja di bidang penerbangan tidak putus sekolah di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media.

Diana menambahkan, dalam setiap program beasiswa yang direncanakan IIEF, mereka selalu menambahkan komponen “pengabdian masyarakat” dalam programnya dengan tujuan untuk menciptakan generasi Indonesia seutuhnya, yang tidak hanya menonjol secara akademis tetapi juga memiliki kepekaan untuk berbagi dengan sesama.

Selain mendapatkan tunjangan studi 1 tahun sebesar Rp 12 juta untuk siswa SMA dan Rp 19,2 juta untuk sarjana, penerima Beasiswa Cakrawala juga mendapatkan pendampingan intensif dengan mentor. Keberlanjutan program Beasiswa Cakrawala menurut Diana akan coba diduplikasi untuk menyentuh sektor lain di Indonesia, tidak hanya sektor penerbangan. Ia berharap para penerima beasiswa dapat berperan aktif dalam masyarakat, menebarkan semangat berbagi dalam bentuk apapun.

-->


Sumber:
Republika Online

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan