Menu
Portal Berita Pendidikan Indonesia

Amanah Great Camp, Syiar Muktamar ke-48 Pesantren AmanahMu Tasikmalaya 

  • Bagikan
Amanah Great Camp, Syiar Muktamar ke-48 Pesantren AmanahMu Tasikmalaya 

TASIKMALAYA, News Schmu – Muktamar ke-48 Muhammadiyah – ‘Aisyiyah insya Allah akan dilaksanakan pada 18 – 20 November 2022. Syi’ar Muktamar Muhammadiyah ‘Aisyiyah itu gaungnya bergema ke berbagai penjuru negeri, bahkan sampai ke luar negeri. Kegiatan semaraknya pun telah dilakukan dimana-mana.

Sebagai salah satu AUM bidang pendidikan, Pesantren Amanah Muhammadiyah (AmanahMu) Kota Tasikmalaya, ikut serta menggaungkan syi’ar muktamar itu kepada santri, guru-guru, karyawan, orang tua santri dan masyarakat luas. Salah satunya melalui kegiatan Amanah Great Camp (AGC) 2022.

AGC 2022 yang dilaksanakan 30 September sampai dengan 2 Oktober itu bertempat di bumi perkemahan Cibeureum Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Tema yang diusung : ” Melalui AGC 2022 Kita Sambut Sukses Muktamar Muhammadiyah & ‘Aisyiyah ke-48″.

Ketua Panitia, Fiqhi Jamil, S.IP. menjelaskan, “Kegiatan AGC 2022 adalah program tiga tahunan pesantren AmanahMu, yang tahun ini difokuskan pada syi’ar semarak muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah”.

Sejalan dengan pemaparan ketua panitia, dalam sambutan upacara pembukaan AGC 2022, mudir Pesantren AmanahMu, KH. Arip Somantri, M.Ag. membacakan dua buah pantun sukses Muktamar Muhammadiyah & ‘Aisyiyah ke-48.

Pandu HW Amanah kemah bersama
Bersama kawan dan guru tercinta

Muktamar Muhammadiyah ke-48 mengusung tema
Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta

Mars HW dinyanyikan menggema
Bersama Qabilah Amanah semangat terasa

Muktamar ‘Aisyiyah 48 mengangkat tema
Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa.

Demikian diantara isi pidato mudir AmanahMu yang disambut ungkapan “cakep” dan tepukan tangan peserta upacara.

Selain syi’ar semarak muktamar Muhammadiyah & ‘Aisyiyah yang hendak dicapai, melalui AGC 2022 juga hendak dicapai pembiasaan sifat-sifat dan budaya baik bagi santri AmanahMu.

Sekretaris panitia AGC 2022, Asep Ridwan, S.Kom. menjelaskan : “Untuk pandu tingkat Pengenal dan Penghela Qabilah Pesantren Amanah diharapkan dapat mempraktekkan budaya BERDIKARI, yaitu Berkarakter, Disiplin, Kuat, Aktif dan Mandiri”.

Sebagaimana agenda perkemahan pandu HW pada umumnya, AGC 2022 agendanya juga disemarakkan dengan berbagai lomba ketangkasan, penelitian, olah raga, penjelajahan, pentas seni api unggun ceria, dan bakti sosial.

Lomba pengenal berprestasi diarahkan untuk mendapatkan tanda kecakapan khusus. Sedangkan penghela diarahkan pada penelitian tanaman sekitar lokasi perkemahan dan dilibatkan menjadi anggota panitia perkemahan.

Pada hari ke dua dilaksanakan penjelajahan menuju situ Cibeureum melalui perkebunan pinus, kebun kopi, dan kembali ke perkemahan.

Pada malam harinya dilaksanakan keakraban santri melalui pentas seni yang diselingi penyalaan api unggun untuk menghangatkan suasana. Kegiatan malam keakraban dan pentas seni diakhiri dengan penampilan guru bahasa Indonesia, yaitu Ajis Sukriyadi, S.Pd. membacakan puisi yang berjudul “Hudaibiyah”.

Sebelum perpulangan kembali ke pesantren dilaksanakan bakti sosial kepada masyarakat sekitar, dengan membagikan pakaian dan sembako. (Humas AmanahMu)

Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan